Penambahan minat

Sumber Dalam

Tatkala caramu datang dalam kisah kecil

Mengisi cerita pagi yang sedang hampa

Tiada lagi dapat membendung suara ini

Bagai mempercepat lembaran dongeng

Sang penjaga sejati pemilik;

Hati yang dirundung terik 

tanpa kerudung melampaui kering

Gontai langkah kaki berotot tanpa pekik;

Memaksa matamu kian terarah

Memandang muasal suara itu;


Suara ini mungkin sangat dalam, 

Jauh da_*€£ri layak menyebut engkau sebagai pemilik, 

Tidak pula dapat kau temukan

Dari dalam isinya, yang memilih cara langsung, 

Menyebutkan dirimu sebagai bidak terbaik, 

Apalagi untuk itu, apakah namamu ada didalamnya pun banyak yang turut mempertanyakan;

Andai kau sempat mengeja keinginanmu sendiri mencari utuh wajahnya, sementara ia hanya datang dengan telinganya; 

Harusnya engkau telah sangat tahu, bahwasannya itu bukan untuk didengarkan, atau yang terbaik untuk dilihat, 

Harusnya langkahmu yang ingin didengarkan apakah pijakanmu kokoh, 

Sepantasnya engkau menjelaskan tentang banyak pilihan dan keinginan yang tidak selalu harus menjadi keputusan, 

Tidak layak engkau menolak pandangan yang menyuarakan tentang buah fakta dan benarnya muatan gagasan baik yang kauundang atau yang spontan bermunculan adalah bagian dari serpihan dirinya, 

Ia yang telah tiada tampak lagi padamu, karena tidak ada sekecil berkas cahaya pun sampai pada engkau Sang pemilik pranala🧐